Menggendong dalam waktu yang lama akan tentu menimbulkan perasaan yang tidak nyaman bagi mama maupun si bayi. Bahu yang terasa pegal dan otot-otot menegang akan menjadi hal yang sulit dihindarkan. Belum lagi, kerumitan berbelanja dan kegiatan sehari-hari di luar rumah akan membuat ini semakin repot. Kondisi seperti ini maka sepertinya mahmud akan membutuhkan sesuatu yang efektif mengatasi masalah dong ya. Stroller atau penggunaan kereta dorong bayi bisa menjadi alternatif yang baik dan trendy. Jadi tetap bisa membawa anak berpergian tanpa dibuat harus terus menggendongnya. Kegiatan belanja atau melakukan sesuatu jadi fokus dan yang terpenting adalah si bayi merasa nyaman. Ada cukup banyak ragam dan jenis kereta bayi yang dijual dipasaran. Harganya pun bervariasi tergantung dari kualitas dan jenis stroller tersebut. Mulai dari bentuk yang sederhana dengan harga yang terjangkau sampai dengan jenisnya yang mewah yang dijual dengan harga yang fantastis. Kesemua pilihan ini tentu disesuaikan dengan kemampuan daya beli dan kebutuhan ya. Tapi nih mahmud, banyaknya pilihan dari kereta dorong yang tersedia pastinya membuat tambah bingung menentukan pilihan kan ya. Untuk itu mari kita simak mengenai jenis kereta dorong bayi sehingga memudahkan dalam memilih yang tepat ya mahmud, semoga bermanfaat.

Standard

Jenis kereta bayi yang pertama adalah jenis yang umum atau dikenal dengan sebutan standard stoller. Stroller jenis ini umumnya dilengkapi dengan fitur standar, seperti misalkan canopy, rak/tray dan juga senderan multifungsi. Beberapa fitur ini di desain untuk memudahkan orang tua menjalankan stoller. Selain itu, kenyamanan bayi pun dapat dijaga dengan menggunakan stroller ini. Ukuran dan harga juga bermacam-macam, mulai dari dari stroller besar, medium/standar, sampai pada ukuran kecil dengan berbagai berat yang bervariasi.

Jenis Umbrella

Jenis kereta bayi yang selanjutnya adalah umbrella stoller. Stroller jenis ini pun terkadang disebut dengan lightweight stroller karena bobotnya yang sangat ringan. Selain itu, bentuknya yang cenderung sederhana tapi tidak pakai payung ya jangan sampai salah mengira, dengan harga yang terjangkau dan ukuran yang kecil serta gampang dilipat membuatnya banyak dipilih. Kereta dorong yang satu ini biasanya dirancang untuk digunakan bayi berusia 6 bulan ke atas. Dimana pada usia ini si kecil sudah dapat duduk sendiri. Perlu diingat ya mahmud, stroller jenis ini umumnya jarang terdapat tipe yang memungkinkan si kecil bisa tidur didalamnya. Jarang pula terdapat fitur tambahan seperti keranjang penyimpanan atau rak. Kereta ini sangatlah cocok digunakan untuk sekedar jalan-jalan di sekitar rumah atau perjalanan jauh yang tidak memungkinkan untuk membawa stroller dengan ukuran besar dan ribet.

Kereta bayi jenis “car seat”

Bisa dibilang kereta bayi ini adalah gabungan dari kereta dorong dan juga kursi mobil bayi. Dirancang untuk orangtua yang memiliki aktivitas dan membuat si kecil sering dibawa berkendara dengan mobil. Jenis kereta ini akan memudahkan juga untuk memindahkan si kecil tanpa harus mengangkatnya dari stoller, hanya perlu mengangkat car seat dari jok mobil lalu memindahkannya pada roda stroller yang dipasang dengan mudah. Dengan demikian, dapat dengan mudah membawa si kecil kemana saja deh. Kereta ini tidak memakan bayak ruang dan umumnya mudah dilipat atau disimpan di garasi mobil. Akan tetapi ni mahmud, bayi dengan usia yang lebih besar tidak akan muat menggunakan car seat stroller dan kurang nyaman digunakan karena biasanya bayi yang sudah lumayan besar lebih aktif bergerak.

Jenis kereta bayi “travel sistem”