Sepatu adalah perlengkapan yang paling penting bagi kita yang hobby jogging. Kualitas gerakan dan performa lari akan sangat dipengaruhi oleh kesesuaian sepatu yang digunakan selama berlari. Pada umumnya nih guys, saat berlari kita menghentakkan kaki ke tanah dengan gaya tekan sekitar tiga hingga lima kali berat badan kita sendiri. Tekanan yang begitu besar harus dapat diterima oleh kaki kita dan tanah yang menjadi pijakan. Oleh karena itu, pemilihan sepatu yang tepat juga dapat memperkecil risiko cedera saat berlari serta membuat olahraga menjadi nyaman. Nah, buat kalian yang ingin membeli sepatu jogging tapi bingung karena banyaknya pilihan sepatu lari dijual di pasaran, inilah hal yang paling utama untuk dijadikan bahan pertimbangan, yaitu kenali tipe kaki kalian. Yuk intip sedikit ulasannya!

Low arch

Bentuk kaki ini punya sudut kelengkungan kecil (low arch). Karena itu, kerap disebut sebagai flat foot atau kaki bebek. Orang dengan tipe kaki ini cenderung menggulirkan dan menekuk kakinya ke luar dibandingkan orang dengan kelengkungan kaki normal. Tipe gerakan kaki seperti ini disebut overpronation. Sepatu yang cocok adalah tipe motion-control, gunanya untuk mengontrol pronasi. Cirinya adalah punya bantalan ekstra tebal sehingga memperkecil kemungkinan gerakan pronasi. Sol bagian bawahnya dibuat dari bahan yang keras, biasanya karbon, untuk menambah kestabilan saat lari.

Rekomendasi sepatu : Asics Gel Kayano – Nike Lunar Glide 8 – Brooks GTS – Adidas Supernova Glid 8 – New Balance 1260

Normal arch

Normal arch artinya kaki memiliki sudut kelengkungan yang normal pada sisi dalam telapak kaki. Pada bentuk kaki ini, kemungkinan besar pronasi juga akan normal. Pronasi adalah tipe gerakan kaki saat berlari yang dipengaruhi oleh kelengkungan kaki dan pendistribusian gaya dari hentakan kaki ke tanah yang dipijak saat lari. Nah, disarankan menggunakan sepatu yang memiliki sedikit sudut kelengkungan yang dikenal sebagai stability shoes/semi curved shoes. Sepatu tipe ini memiliki sedikit sudut kelengkungan di bagian tengah dan bantalan yang lebih tebal sehingga memberikan kestabilan saat dipakai berlari.

Rekomendasi sepatu : Asics gel Nimbus – Adidas Ultra Boots – brooks Glycerin – Nike Air Zoom Structure 19 – Nike Free RN Flyknit – Diadora Action Style

High Arch

Bentuk kaki seperti ini memiliki bagian tengah yang lebih tipis dibandingkan dengan tipe lain sehingga tekanan paling besar terdapat di bagian tumit dan depan kaki. Pelari dengan bentuk kaki high arch umumnya memiliki tipe gerakan kaki underpronation. Underpronation (disebut juga supination atau supinasi) adalah tipe gerakan kaki yang bergulir dan menekuk ke dalam saat berlari. Jadi kalian yang punya tipe kaki ini memerlukan sepatu yang dinamakan neutral shoes. Karakteristik khas sepatu ini adalah adanya bantalan yang empuk di bagian depan kaki dan tumit untuk menyokong tekanan yang besar pada bagian tersebut. Material bantalan yang sering digunakan pada tipe sepatu ini adalah ethylene vinyl acetate (EVA).

Rekomendasi sepatu : New Balance Vazee – Asics Gel Quantum